Home > pemintalan, pendidikan, praktikum, tekstil > Susunan Mesin-mesin Blowing

Susunan Mesin-mesin Blowing

Pendahuluan Pada bab ini mahasiswa akan melakukan kegiatan praktikum untuk memahami jenis-jenis mesin serta susunannya pada proses blowing sebagai bagian dari proses pemintalan benang.

Bab ini sangat penting dikuasai untuk mengetahui mesin-mesin apa saja yang ada pada proses blowing serta bagaimana mesin-mesin tersebut disusun sehingga membentuk urutan yang berfungsi dengan baik sebagai satu kesatuan proses.

Teori Dasar


Bahan baku blowing berupa bal serat yang dikemas secara padat dan perlu dibuka sehingga serat-serat yang ada didalamnya terurai dan terbuka, dengan terurainya serat-serat tersebut maka serat-serat bahan baku akan mudah untuk dibersihkan. Mengingat hal tersebut maka proses utama yang terjadi pada blowing adalah proses pembukaan dan pembersihan serat. Proses-proses tersebut sangat dibutuhkan dalam menjamin kelancaran dan mutu produksi pada proses selanjutnya dalam pemintalan.

Walaupun proses pembukaan dan pembersihan hanya sekitar 5 – 10 % dari  total  biaya  pemintalan  benang,  tetapi hal ini sangat  berpengaruh  secara

tidak langsung terhadap besarnya bahan baku yang hilang dan mutu benang yang diproduksi pada pemintalan.

Selain proses pembukaan dan pembersihan dalam proses blowing juga terjadi proses pencampuran yang biasa disebut dengan blending. Proses pencampuran pada blowing dilakukan untuk mencampur bagian-bagian serat yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga memiliki sifat yang homogen. Serat yang berada diatas bagian bal perlu dicampur dengan serat yang berada dibawah bal, dan juga untuk posisi-posisi yang lainnya.

Tiga fungsi utama blowing yaitu pembukaan, pembersihan, dan pencampuran dilakukan oleh susunan mesin-mesin blowing (blowing lines) yang terdiri dari beberapa jenis mesin sehingga tiga fungsi utama tersebut dapat berjalan dengan baik sesuai dengan bahan baku yang sedang diproses. Besarnya komposisi/perbandingan ketiga fungsi utama tersebut tergantung dari karakteristik bahan baku yang diproses.

Dalam proses blowing, jumlah pembukaan dan pembersihan biasa disebut dengan opening point dan cleaning point, sangat tergantung pada keadaan bahan baku yang sedang diproses.

Jika bahan baku yang diproses memiliki kotoran yang banyak, maka besarnya proses pembersihan (cleaning point) akan lebih besar dari dua fungsi yang lainnya, sehingga mesin-mesin pembersih yang digunakan akan lebih banyak.  Tetapi jika serat yang diproses telah bersih dan sifatnya homogen namun terkemas dalam bal yang sangat padat seperti serat-serat buatan, maka besarnya proses pembukaan (opening point) akan lebih besar dari fungsi-fungsi yang lainnya.

Berikut ini adalah contoh blowing lines yang biasa diterapkan dalam industri pemintalan benang:

  1. Blowing lines untuk serat alam

Blowing lines untuk serat alam dapat dilihat pada gambar dibawah ini:


Keterangan:

  1. Susunan bal serat bahan baku           6. Fine opener (Opener + Cleaner)
  2. Bale opener otomatis (Blendomat)     7. Multi mixer II
  3. Kondenser                                           8. Pembersih debu (deduster)
  1. Multi mixer  I                                       9. Mesin Carding

Blowing lines untuk serat alam menggunakan 2 buah  mixer (5 dan 7) dan 2 buah opener cleaner (6). Susunan seperti ini digunakan untuk mengolah serat-serat alam seperti kapas.

  1. Blowing lines untuk serat buatan

Susunan mesin-mesin blowing untuk serat buatan dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Keterangan:

  1. Susunan bal serat bahan baku           6. Fine opener (Opener + Cleaner)
  2. Bale opener otomatis (Blendomat)     8. Pembersih debu (deduster)

4.   Pemisah logam (metal separator)      9. Mesin Carding

5.   Multi mixer

Blowing lines untuk serat buatan lebih pendek, pada susunan ini terdapat pemisah logam (4) untuk memisahkan logam dari serat-serat yang mungkin terbawa pada saat serat dibuat, sedangkan pencampuran, pembukaan, dan pembersihan lebih sedikit jika dibandingkan dengan Blowing lines untuk serat buatan.

Tugas Pendahuluan

  1. Sebutkan susunan mesin-mesin blowing sistem lap!
  2. Apa perbedaan antara proses blowing untuk serat alam dengan proses blowing untuk serat buatan?

Peralatan yang digunakan

Peralatan yang digunakan adalah :

  1. Kertas gambar ukuran A2
  2. Pensil, karet penghapus.
  3. Meteran.

Cara Kerja

  1. Amatilah susunan mesin-mesin blowing yang ada pada laboratorium!
  2. Gambarlah lay-out susunan mesin-mesin blowing tersebut lengkap dengan ukurannya!
  3. Pelajari besarnya opening, cleaning, dan blending point pada blowing line di laboratorium!
  4. Perhatikan dan bandingkan susunan mesin-mesin blowing yang ada di laboratorium dengan kedua contoh di atas! Kenapa demikian?
  1. 6 November 2011 at 05:58

    minta pendahuluan , mksud tujuan , teori dasar , untuk mc. bale opener , cleaner , chute feed dong kakaks :]

  2. 14 August 2014 at 14:46

    Attractive section of content. I just stumbled upon your site and in accession capital to assert that I get in fact enjoyed account your blog posts.
    Any way I will be subscribing to your feeds and even I achievement you access consistently quickly.

  3. yosa
    30 November 2016 at 16:08

    gambarnya tidak jelas

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: